Selasa, 31 Juli 2012

Faza dan Sahur


Teman-teman, kali ini adalah pengalaman pertama Faza menjalani ibadah puasa.
Banyak hal baru yang Faza temui. Mulai dari harus makan subuh-subuh, sampai begitu lama rasanya menunggu azan magrib...

Yang pasti...hausnya ngga nahaaannn...
Padahal Faza sudah berusaha menghilangkan haus dengan berendam di dalam baskom bersama Zyta...
Huih...tetap saja Faza kehausan...
Akhirnya Bunda mengizinkan Faza untuk berbuka sebelum siang...

Bunda bilang, kita masih enak. Masih bisa makan kapan saja kita mau.
Bayangkan nasib orang yang tak punya. Harus menahan haus dan lapar hingga rezeki berhasil dijemputnya.

Semoga besok, lusa, dan hari berikutnya lagi, tidak ada orang yang kelaparan ya teman-teman...
Amiinnn...

Kamis, 31 Mei 2012

Faza dan Peta


Teman-teman, kemarin Faza mencoba obeng ayah.
Ternyata, obeng ayah banyak gunanya juga ya!!!
Bisa membuka sekrup-sekrup pada HP loh!

Setelah sekrupnya tidak ada lagi, kotak HP nya bisa kita buka.
Dan....ternyata, teman-teman...di dalam HP ada petanya!
Iya...Peta!!!
Ada jalan dengan warna kekuning-kuningan, dan ada banyak rumah-rumahnya...!!!
Ada yang hitam, abu-abu, coklat.
Ada yang besar, kecil, dan kecil-kecil....
Banyaklah pokoknya teman-teman...

Tapi setelah itu Faza diomelin bunda....
"Faza!!!! Kenapa kamu bukaaaaa!!!! teriak bunda yang dilanjutkan dengan omelan panjang.

Kok tidak boleh sih???
Fazakan cuma mau tahu...
Iya kan teman-teman?!?

Senin, 30 April 2012

Jawaban Tuhan



Suatu hari Faza dan ayah berencana untuk jalan-jalan sore.
Kata ayah, "Sudah lama kita tidak jalan-jalan nih. Nanti sore kita jalan-jalan ya."
Wihieeewww!!!...girangnya hati Faza, "Wookee, Yah. Jalan-jalannn...jalan-jalaannn....!!!

Sorenya, Faza dan ayah sibuk bersiap-siap. Faza sudah mandi pake sabun dan bershampo hingga wangi. Ayah sudah menyiapkan baterai untuk kamera sakunya, kali-kali ada momen yang bisa diabadikan.
Tapi sayang, teman-teman. Rencana itu batal. Tiba-tiba saja hujan turun. Byurrrrr....!!!

"Wah, hujan nih, Faza. Jalan-jalannya ditunda dulu ya," kata ayah sambil menyimpan kembali kameranya.
"Yaaaa....kok hujan sih! Gimana sih, Ayah!" kata Faza dengan wajah muram.
"Yaaahhh...kok Ayah yang disalahkan, bukan salah Ayah dong, tanya Tuhan tuh yang menurunkan hujan!" balas Ayah membela diri.
"Mana Tuhan mau ngomong, Yahhh!!!" sambar Faza.
"Tuhaaannn!!!" teriak Faza sekencang-kencangnya melawan suara hujan yang deras.
......
"Tuh, kan!!! Tuhan tidak jawab!!!"

"Hehehe...,"ayah tertawa.
"Tidak bisa begitu, Faza!"

Kemudian ayahpun menjelaskan kepada Faza mengapa Tuhan tidak langsung menjawab. Bukan karena Tuhan tidak punya pulsa! Bukan begitu!!! Intinya, Tuhan itu sangat jauh berbeda dengan kita manusia. Maka Tuhan menjawab dengan cara yang berbeda, dengan caranya sendiri, sebagai Sang Pencipta...

...Jadi...Kapan kita bisa jalan-jalaannnn!!!!....hiks... :(

Sabtu, 31 Maret 2012

Faza dan Demo


Tadi Faza lihat mobil terbakar di TV.
Faza tanya ayah, "Kenapa tuh, Yah?!?"
Ayah bilang itu abang-abang mahasiswa sedang demo...

"Ooo...Demo itu bakar-bakar mobil ya, Yah?!?"
"Weh...Bukan!!! Demo itu bukan bakar-bakar mobil !!! Sebenarnya demo itu adalah protes yang dilakukan secara beramai-ramai," jelas Ayah singkat.

"Ooo...Protes itu apa, Yah? Bakar mobil ya???"
"Bukaannn!!!...Protes itu pernyataan tidak menyetujui!" jawab Ayah lagi.

Hmmm...makin rumit ya, teman-teman...'pernyataan tidak menyetujui'...sebentar....(mikir)...
"Ooo...kalo tidak setuju, boleh bakar mobil ya, Yah?!?!
"Bukan juga gitu, Nak!"

"Yaa...Ayah, Ayah!!!...Dari tadi ini bukan, itu bukan!!!...Jadi kenapa mobilnya dibakar!!!"

Ayah terlihat bingung sejenak, sambil menggaruk-garuk kepalanya ia menjawab, "Itu...karena...abang-abang mahasiswanya sedang belajar, Nak. Belajar bagaimana berdemo yang benar. Demo itu sebenarnya tidak harus bakar-bakaran dan merusak fasilitas umum. Yang dibakarnyakan mobil aparat. Mobil aparat itu dibeli dengan uang rakyat. Fasilitas umum juga begitu, kalau rusak, diperbaikinya juga dengan uang rakyat...Begitu. Ngerti, Nak?"

"Yaa...ya, ya...terlalu panjang, Yah! Faza nda' ngerti ah."

"Gini Nak. Kalo Faza tidak setuju terhadap Ayah, apa yang harus Faza lakukan?"
"Mmm...nda' tau, Yah...Bakar mobil Ayah mungkin?!?!!!"
"Hahaha....silahkan saja...memangnya Ayah punya mobil...hahaha..."

Iya juga ya...Ayahkan miskin, masak harus tambah miskin dengan bakar-bakaran...hihihi